Hai, 2024.Makin ke sini kian jarang buka, nulis, dan posting di blog ya. Maaf ya, aku sibuk belajar banyak hal: menulis skrip film dan mengikuti kompetisi SCENE by Kemenparekraf, kompetisi sinopsis film by Dapur Films, Workshop menulis Novel yang Dilirik Production House (yang ternyata ada submit sinopsis dan 25 sinopsis terpilih akan ada coaching! woa, ternyata ceritaku masih dalam 8 sinopsis clear yang...
Menyemai kebaikan tidak perlu menunggu kaya raya. Banyak hal yang bisa kita bagikan kepada sesama. Sebagaimana kutipan Surah Al Hadid ayat 18.Sedekah dan keutamaannyaإِنَّ ٱلْمُصَّدِّقِينَ وَٱلْمُصَّدِّقَٰتِ وَأَقْرَضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ“Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala...
"Ayah, aku ikut olahraga bela diri ini ya," tanya anak laki-laki yang berdiri di depan sang ayah."Boleh. Asal nggak dibuat tawuran. Jangan cari-cari musuh. Ayah nggak suka," balas ayah sambil menatap anaknya penuh harap."Iya, Yah.""Jangan sok paling jago. Nggak baik. Jangan sombong, tapi jadilah orang yang rendah hati."Si anak hanya diam mendengarkan."Jangan pernah ikut tawuran," ayah mengingatkan sekali lagi."Iya. Tapi ikut konvoi, boleh?"...
Negatif yang Positif (3) Seri Anak dan Orang Tua"Dari mana aja? Kenapa baru pulang?" sapa ibu dengan nada bicara tinggi. Si anak perempuan diam sambil melepas sepatunya. "Aku di kampus. Tadi pagi aku sudah izin kan?" sahut si anak. "Kamu nggak lihat, ini jam berapa? Udah malam ini! Jam sebelas malam!" tegas ibu dengan nada tinggi sambil berkacak pinggang. "Iya, Bu. Acaranya baru selesai. Aku langsung pulang ini,...
Negatif yang Positif (2) Seri Anak dan Orang Tua"Ibu. Ibu bangga nggak, sama aku? Aku jadi pelatih lho, sekarang," anak laki-laki bertanya dengan nada riang sambil memakai seragam kebanggaannya, lengkap ikat pinggang yang menandai statusnya sekarang. "Nggak," pekik ibu singkat. Hati saya mencelus. Wajah anak itu langsung muram. "Nggak bangga sama sekali!" ibunya menegaskan. Dada saya melesak. Anak itu menunduk lesu. Seakan menyiratkan jika kata yang diharapkannya tidak berhasil didapatkan. Saya...